KMDS Kandidat Fast Growing
Dengan asumsi Growth 25% per tahun, Fair price pada PEG 1 adalah 25 x 66(EPS) = Rp1,650 dan dengan MOS 50% maka best buy di harga Rp<825
KMDS atau PT Kurniamitra Duta Sentosa adalah perusahaan distributor bahan makanan branded dari luar negeri terutama produk sirup Monin dan produk bahan baku minuman untuk restoran dan kafe seperti merek Santino Coffee, Lavazza Coffee, KAV, Izy, Milklab dan produk lainnya.

KMDS menjual produk ini tidak langsung kepada consumer namun melalui partner bisnis restoran dan Kafe yang tersebar di seluruh Indonesia, beberapa partner bisnis tersebut diantaranya adalah Chatime, Indomaret, McDonald’s, Marugame Udon, Pizza Hut, KFC, Taco Bell, Family Mart, Krispy Kreme dan masih banyak lagi. KMDS membagi segmen usaha menjadi dua jenis, yaitu berdasarkan produk dan berdasarkan area penjualan. Berdasarkan produk, KMDS membukukan pendapatan dari 3 jenis segmen produk, Sirup Monin, La Kaffa dan Produk lain. Sedangkan berdasarkan area penjualan, KMDS membagi segmen menjadi Pulau jawa dan Luar Jawa.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru pada saat artikel ini dibuat (LK Q3 2025), proporsi penjualan KMDS berdasarkan produk adalah sebagai berikut: - Sirup Monin : 45.34% - La Kaffa : 15.28% - Lain-lain : 39.38% Sedangkan berdasarkan area penjualan, porsi pendapatan KMDS adalah: - Pulau jawa: 67.88% - Luar jawa: 32.12%
Sejak IPO di tahun 2020, KMDS cenderung munjukkan pertumbuhan kinerja namun, pertumbuhan tersebut mulai melandai sejak 2022 hingga 2024. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya penjualan yang bisa dilakukan oleh KMDS karena emiten tidak memiliki gudang distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia, KMDS hanya memiliki satu warehouse penyimpanan produk di Alam Sutera, Tangerang. Sehingga apabila partner bisnis KMDS ingin memesan sirup Monin misalnya untuk daerah luar jawa atau bali, maka emiten harus mengirim produk tersebut ke Gudang penyimpanan milik perusahaan yang memesan. Tentu saja hal ini membatasi penjualan besar yang bisa dilakukan oleh KMDS hanya pada bisnis yang memiliki gudang, sedangkan untuk resto dan café kecil tidak akan bisa memesan produk KMDS dalam jumlah besar.
Diakuisisi oleh Dima Group

Pada Q3 2024 lalu, Dima group yang merupakan perusahaan distributor produk makanan dan minuman terutama minuman beralkohol Guiness dan minuman non beralkohol Pokka melakukan akuisisi terhadap KMDS. Akuisisi ini merupakan langkah yang sangat strategis baik itu untuk Dima Group ataupun untuk KMDS. Dima memiliki profile customer yang sama dengan KMDS yaitu restoran dan café, tapi untuk Dima lebih mengukhususkan bar dengan produk minuman beralkohol.
Fast Growing Story
Berbeda dengan KMDS, Dima memiliki banyak warehouse penyimpanan produk yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Sehingga, diharapkan dengan proses akuisisi ini, Dima akan bisa memaksimalkan pertumbuhan penjualan KMDS dengan memberikan akses terhadap warehouse yang dimiliki oleh Dima untuk menjangkau lebih banyak client di seluruh Indonesia.
Pada tanggal 1 Mei 2025, KMDS mengeluarkan Keterbukaan Informasi terkait Perolehan atau Kehilangan Kontrak penting. Isi dari pengumuman tersebut adalah adanya kontrak dengan afilisasi, yaitu Dima terkait Perjanjian kerjasama Stockist dan Distribusi Barang.

Hal ini membuktikan thesis bahwa Dima akan menggunakan warehouse yang dimiliki untuk membantu KMDS dalam melakukan distribusi penjualan produk menjadi lebih scalable.
Kinerja KMDS
Dengan adanya konfirmasi ini, maka dapat dipastikan aka nada peningkatan penjualan secara konsisten pada KMDS di masa depan. Peningkatan kinerja ini mulai terlihat dengan jelas di laporan keuangan Q3 2025. Semua segmen usaha KMDS mengalami peningkatan yang signifikan, kecuali segmen La Kaffa yang mengalami penurunan -11% dibandingkan Q3 tahun 2024, hal ini dikarenakan lemahnya daya beli masyarakat kalua Q1 dan Q2 sedangkan Q3 mengalami peningkatan signifikan. Segmen usaha yang paling tinggi peningkatannya adalah segmen lain-lain yang naik sebesar 46% dibandingkan Q3 tahun 2024.

Saya menilai kinerja KMDS akan terus membaik seiring dengan berjalannya distribusi produk dengan lebih efisien yang dapat menjangkau lebih banyak customer.
Valuasi
Pemberian fair value dari KMDS dapat dilakukan dengan membuat asumsi growth tahunan. Valuasi 1: Asumsi Growth 15% per tahun Fair price pada PEG 1: 15 x 66(EPS) = Rp 990 Dengan MOS 50% maka best buy di harga : Rp<495
Valuasi 2: Asumsi Growth 18% per tahun Fair price pada PEG 1: 18 x 66(EPS) = Rp 1188 Dengan MOS 50% maka best buy di harga : Rp<594 Valuasi 3: Asumsi Growth 20% per tahun Fair price pada PEG 1: 20 x 66(EPS) = Rp1,320 Dengan MOS 50% maka best buy di harga Rp<660 Valuasi 4: Asumsi Growth 25% per tahun Fair price pada PEG 1: 25 x 66(EPS) = Rp1,650 Dengan MOS 50% maka best buy di harga Rp<825 Perlu diingat bahwa KMDS juga secara rutin membagikan deviden sekitar 50% payout rasio.